Program Studi Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas) UNUSA Menjalankan Musyawarah Masyarakat Pesantren (MMP) bersama Pondok Pesantren (PP) Burhanul Hidayah

 



“Program Studi Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas) UNUSA Menjalankan  Musyawarah Masyarakat Pesantren (MMP) bersama Pondok Pesantren (PP) Burhanul Hidayah” 





Pada 28 Maret 2024 terlaksananya  kegiatan MMP (Musyawarah Masyarakat Pesantren) yang diadakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas) UNUSA bersama Pondok Pesantren (PP) Burhanul Hidayah dengan tujuan menyampaikan hasil observasi Lingkungan Pesantren. Kegiatan MMP (Musyawarah Masyarakat Pesantren) dihadiri  oleh Stakeholder pondok pesantren (Pengasuh, Pengurus, dan Para Pengajar), Santri Putra dan Putri, Pihak Puskesmas Krembung, Dosen Prodi Kesmas UNUSA, serta para Mahasiswa yang terlibat. MMP bertujuan untuk menyampaikan bagaimana hasil observasi lingkungan yang dimulai dari mempelajari dokumen poskestren, analisis lingkungan menggunakan STTU (Sanitasi Tempat-Tempat Umum), Siskestren (Sistem Informasi Survei Kesehatan Pondok Pesantren) dan Pengujian Kualitas air yang telah dilaksanakan sebelumnya pada 22 Maret 2024 oleh mahasiswa yang terlibat. Didalam Musyawarah Masyarakat Pesantren ini diharapkan dapat memberikan informasi-informasi seputar kondisi Pondok Pesantren dan mendiskusikan secara musyawarah bersama-bersama hingga mendapatkan hasil yang dapat disepakati bersama untuk kemudian dapat berlanjut dengan intervensi kesehatan di Pondok pesantren. 


Memasuki acara utama yakni Musyawarah Masyarakat Pesantren (MMP) yang dibuka dengan moderator yang kemudian dilanjut oleh para presentator yakni, dari mahasiswa yang bertugas membawakan hasil yang didapatkan selama dilakukannya observasi lingkungan dan pelaksanaan skrining kesehatan. Dalam MMP ini di paparkanlah hasil berupa PPT yang didapatkan dari hasil skrining pada tanggal 9 Maret 2024 dan observasi lingkungan pesantren yang kemudian dibahas dalam Musyawarah Masyarakat Pesantren dengan membawa 10 masalah kesehatan yang telah diprioritaskan seperti Anemia, ISPA, TBC, Scabies, Gizi kurang dan lebih, Caries gigi, gangguan pencernaan, Diabetes, terluka/cedera, hingga kesehatan mental. 



Presentasi disampaikan secara baik dan mudah dipahami untuk memudahkan para stakeholder maupun para pengurus santri dapat menerima informasi yang diberikan secara baik. Dengan tujuan utama MMP ini yakni membawa keputusan bersama melalui musyawarah bahwa permasalahan yang disampaikan dan diterima dapat di intervensikan dalam kegiatan berikutnya. Moderator membantu  jalannya musyawarah dengan teknis para Stakeholder diberikan beberapa pilihan sesuai urutan kondisi yang sangat menjadi masalah pada kasus yang telah tersedia.   Dari  masalah kesehatan tersebut ditentukan prioritas masalah menggunakan Metode Analisis Urgency, Seriousness, Growth (USG) dengan memberikan nilai pada masing-masing kategori masalah kesehatan berdasarkan penilaian Urgency (U), Seriousness (S), dan Growth (G), Fishbone hingga penentuan intervensi. 


Setelah seluruh kesepakatan yang disampaikan disepakati dengan mufakat oleh seluruh Stakeholder, maka acara berikutnya dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi komitmen oleh seluruh pengurus dan Stakeholder. acara selanjutnya ditutup dengan sesi foto bersama penandatangan deklarasi komitmen oleh dosen Prodi S1 Kesehatan masyarakat bersama para Stakeholder dan ketua santri putra dan putri.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi day 1 pkkmb unusa

Pra 5 BToPH 2022

Pra 4 BToPH 2022